Satu shaf di belakangmu
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Mengikuti gerakan shalatmu dari takbir hingga salam.
Kemudian mencium tanganmu dan berdoa bersama.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Mengikutimu, menghormati dan menghargaimu.
Karena bagiku kamu bukan hanya kepala, namun juga pemimpin keluarga kita.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Menyemangati setiap langkahmu dari belakang.
Menjadi tempatmu berbagi untuk mengambil keputusan.
Satu waktu, izinkan aku berada satu shaf di belakangmu.
Berbaliklah jika kau lelah dan ingin mengeluh.
Aku rumahmu.
#aksarannyta
Komentar